Dua Tempat Rawon Enak di Malang, Bukti Kuliner Tradisional yang Tak Tergantikan

Di antara gemerlap kuliner modern yang terus bermunculan, ada sebuah hidangan yang justru makin mengakar kuat di hati: rawon. Bagi warga Malang, semangkuk rawon yang hitam pekat bukan sekadar urusan perut, melainkan sebuah ritus kuliner yang penuh kenangan. 

Kuah kluwek yang khas, daging sapi yang empuk, ditambah sentuhan tauge pendek dan sambal, menciptakan harmoni rasa yang sulit ditemukan di tempat lain.

Dua Tempat Rawon Enak di Malang, Bukti Kuliner Tradisional yang Tak Tergantikan

Kekuatan rawon terletak pada kesederhanaannya yang jujur. Di Malang, beberapa tempat telah menjadi penjaga warisan rasa ini, yang tetap setia pada resep dan konsistensi. Dari yang berkuah pekat hingga yang lebih ringan, berikut dua rekomendasi rawon enak di Malang yang wajib Anda coba untuk memahami mengapa kuliner tradisional ini tak pernah lekang.

Dua Tempat Rawon Enak di Malang, Bukti Kuliner Tradisional yang Tak Tergantikan

1. Rawon Nguling Malang. Tempat ini dikenal dengan ciri khas kuahnya yang hitam pekat dan aroma rempah yang sangat kuat. Rasanya gurih seimbang, dengan sentuhan kluwek yang tidak meninggalkan rasa pahit. Potongan daging sapinya disajikan dalam ukuran yang cukup besar dan diolah hingga benar-benar empuk. Satu porsi rawon di sini biasanya sudah lengkap dengan nasi hangat, sambal, tauge pendek, dan kerupuk udang. Penyajiannya mungkin terlihat sederhana, tetapi rasa yang konsisten inilah yang membuat pelanggan selalu kembali. Tempat ini sangat cocok untuk makan siang karena porsinya yang mengenyangkan. Rawon Nguling Malang berlokasi di Jl. Zainul Arifin No. 62, Kiduldalem, Klojen. Mereka buka setiap hari dari pagi hingga sore, dengan harga per porsi berkisar antara Rp 35.000 hingga Rp 50.000.

2. Rawon Rampal. Sudah lama dianggap sebagai salah satu legenda rawon di kota ini. Karakter rawon di sini sedikit berbeda, dengan kuah yang cenderung lebih ringan namun tetap kaya rasa dan nyaman di lidah. Daging sapinya pun terkenal empuk dan mudah dikunyah. Suasana warungnya sederhana dan apa adanya, mencerminkan fokus mereka pada cita rasa dibanding kemewahan. Jangan kaget jika melihat antrean di luar, terutama di akhir pekan, karena loyalitas pelanggan di sini sangat tinggi. Rawon Rampal dapat Anda temukan di Jl. Panglima Sudirman No. 71A, Klojen, Blimbing. Warung ini buka dari pagi hingga siang hari, dan rawonnya seringkali habis sebelum sore. Harganya sangat terjangkau, mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 50.000 per porsi.

Kedua tempat itu, dengan caranya masing-masing, membuktikan bahwa keaslian rasa dan konsistensi adalah resep abadi. Mereka tidak hanya menjual rawon, tetapi juga sebuah pengalaman otentik tentang Malang. Jadi, lain kali Anda berkunjung, luangkan waktu untuk mencicipi salah satu dari keduanya. Rasakan sendiri kenapa semangkuk rawon sederhana bisa bertahan dan terus dicari di tengah perubahan zaman.